TANDA-TANDA ADA GANGGUAN JIN DI DALAM RUMAH
Masakan selalu dan cepat basi ( rosak )
Selalu kedengaran seperti bunyi goli jatuh di lantai
Kedengaran seperti ada orang mengemas atau menarik perabot di tengah malam
Sering nampak kelibat atau lembaga hitam di dalam rumah
Penghuni rumah sering merasa seram dan takut apabila berada di dalam rumah.
CARA MENGUSIR JIN - ( Tahap Pertama )
...
Cara Mengusir Jin yang tinggal di dalam rumah
Jika kita benar-benar yakin bahawa di dalam rumah kita ada jin, maka ada dua ( 2 ) perkara yang harus kita lakukan :-
1) Hendaklah ada dua orang yang menyertai kita untuk pergi ke rumah
tersebut, setelah sampai di rumah itu bacalah ayat tersebut :
1.) Bacaan ini hendaklah diulang sebanyak tiga kali.
"Aku ingatkan kepada kamu dengan sumpah yang pernah diucapkan oleh Nabi
Sulaiman; keluarlah dan pergilah kamu dari rumah kami. Aku sumpah kamu
dengan nama Allah, keluarlah kamu dan janganlah kamu menyakiti
seseorangpun."
2) Setelah itu jika kita masih merasakan bahawa
masih ada sesuatu di rumah, maka ambillah bejana (tempat) yang berisi
air, setelah itu letakkanlah jari kita didalamnya dan dekatkanlah mulut
kita dengan air tersebut sambil membaca ayat-ayat berikut :
AL-Fatehah
Ayat Kursi
At-Takathur
Az-Zalzalah
Al-Ikhlas
Al-Falaq
An-Naas
Kemudian renjiskan/semburkan air tersebut ke seluruh rumah ( ikut
putaran Kaabah ) dan di larang merenjis/sembur di dalam kamar mandi dan
tandas. Lakukan cara ini dengan niat ikhlas ketika membaca ayat di atas
dan mohonlah pertolongan dan bantuan dari Allah, Tuhan semesta alam.
3.) Atau membacakan ayat ini ke dalam air.
Dengan nama Allah, kami berada di petang hari ini dengan nama Allah
Yang tidak ada satupun yang dapat menghalangi-Nya, dan dengan keagungan
Allah Yang Maha Pencegah, kami berlindung, dan dengan semua
nama-nama-Nya yang baik kami berlindung dari kejahatan syaitan-syaitan,
baik dari golongan manusia mahupun dari golongan jin. Kami berlindung
kepada Allah dari kejahatan segala sesuatu yang menampakkan diri dan
yang menyembunyikan diri; dari kejahatan segala sesuatu yang keluar pada
waktu malam hari dan yang bersembunyi pada waktu siang hari, dari
kejahatan segala sesuatu yang menampakkan dirinya pada waktu siang hari
dan menyembunyikan dirinya pada waktu malam hari, dan dari kejahatan
segala sesuatu yang diciptakan-Nya, yang kotor dan yang bersih. Kami
berlindung dari kejahatan iblis dan pengikut-pengikutnya, dan dari
kejahatan segala makhluk yang berada dalam kekuasaan-Mu. Sesungguhnya
Tuhanku berada di atas jalan yang lurus. Aku berlindung kepada Allah
dengan perlindungan yang pernah dimohon oleh Ibrahim, Musa dan Isa, dari
kejahatan segala sesuatu yang diciptakan-Nya, yang kotor dan yang
bersih, dan dari kejahatan iblis dan pengikut-pengikutnya, dan dari
kejahatan segala sesuatu yang derhaka.
Aku berlindung kepada
Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari syaitan yang
direjam. Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. "Demi
(kumpulan) yang bersaf-saf dengan sebenarnya, dan demi (kumpulan) yang
melarang dengan sebenarnya, dan demi (kumpulan) yang membacakan
peringatan. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Esa. Tuhan langit dan bumi
dan apa yang ada di antara keduanya, dan Tuhan tempat terbit matahari.
Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang dekat dengan hiasan, iaitu
bintang-bintang, dan telah memeliharanya sebenar-benarnya dari setiap
syaitan yang sangat derhaka. Syaitan-syaitan itu tidak dapat
mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari
dari segala penjuru. Untuk menghalau mereka dan bagi mereka seksa yang
kekal. Akan tetapi barangsiapa (diantara mereka) yang mencuri-curi
(pembicaraan); maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang.
Selepas itu bawalah air tersebut ke seluruh penjuru rumah, dan
letakkanlah sebahagian air itu di setiap penjuru rumah, maka dengan izin
Allah, jin tersebut akan segera keluar. Kerjakanlah cara ini dengan
niat yang ikhlas ketika membaca doa di atas dan mohonlah kepada Tuhan
yang telah menciptakan langit dan bumi.
Janganlah kita
meninggalkan petunjuk ini, kemudian lalu mencari kesesatan para tukang
sihir dan tukang ramal yang akan membawa kepada kesengsaraan dan
bencana. Bermohonlah kepada Allah semoga Allah memasukkan kita kepada
golongan orang-orang yang sentiasa memohon pertolongan kepada-Nya, dan
sentiasa bertawakal dan mohon perlindungan dengan kekuasaan-Nya.
SUMBER: Misteri & keajaiban alam
Wednesday, April 25, 2012
Monday, April 23, 2012
Manaqib Sholihin : Alm.Habib Ali bin Ja'far Alaydrus, Batu Pahat-Malaysia. Teladan dalam Kezuhudannya
Manaqib Sholihin : Alm. Habib Ali bin Ja'far Alaydrus, Batu Pahat-Malaysia. Teladan dalam Kezuhudannya
oleh Raden Bagoes pada 9 Januari 2012 pukul 2:15
sumber http://pondokhabib.wordpress.com/2010/06/21/habib-ali-bin-jafar-alaydrus-batu-pahat-malaysia-teladan-dalam-kezuhudan/
Belum hilang rasa sedih di hati atas wafatnya Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf, Jeddah, tersiarlah berita duka dari negeri jiran Malaysia. Kamis, 13 Mei 2010/28 Jumadil Ula 1431 H, sore menjelang maghrib, atau tepat 40 hari setelah Habib Abdul Qadir wafat, satu lagi pilar Bani Alawi, Habib Ali bin Ja'far bin Ahmad Alaydrus, atau yang sering disebut 'Habib Ali Batu Pahat', pergi menuju haribaan mulia Sang Pencipta.
Umat Islam kembali ditinggalkan seorang kekasih Allah yang mengajarkan kepada siapa pun bahwa di zaman yang sudah amat maju ini orang masih bisa hidup zuhud dan tawadhu. Dalam kesederhanaannya, ia mengarungi hidup dengan tegar.
Banyak di antara pecintanya ingin membangunkan rumah mewah sebagai kediaman yang layak bagi orang sebesar dirinya. Namun semuanya ia tolak secara halus. Demikianlah, setiap harinya dia mandi dan mengambil wudhu di kamar mandi yang bersatu dengan sumur tua dalam bangunan yang sangat sederhana.
Tanda keutamaan dalam dirinya sangat jelas. la adalah orang yang ketika wajahnya dipandang, dapat mengingatkan hati yang memandangnya kepada Allah SWT. Akhlaqnya amat luhur dan mulia, sebagai bias dari akhlaq datuknya, Baginda Rasulullah SAW.
Sikap zuhud terhadap dunia adalah hiasan terindah dalam kesehariannya. Begitu pula sifatnya yang teramat wara'.
Salah seorang kerabatnya dari Indonesia, yang masih terhitung cucunya, suatu saat mengunjunginya. Saat berada di sana, lewat jendela rumah sederhana itu, sang cucu memandangi buah kelapa yang menggantung di pohon kelapa di sisi rumahnya.
Memperhatikan hal itu, Habib Ali mendekat dan mengatakan kepadanya, "Kamu mau buah kelapa itu? Sebentar. Saya mintakan izin dulu sama si empunya tanah. Sebab, saya hanya menyewa rumahnya, tanahnya tidak ikut saya sewa." Subhanallah. Rumah sederhana yang ia tempati itu pun ternyata rumah sewaan, bukan rumah miliknya.
Sangat Memuliakan Tamu
Hatinya begitu lembut. la tak ingin ada sedikit pun rasa kecewa tumbuh di hati orang yang mengunjunginya. Di rumahnya yang amat sederhana, kecil, dan sempit itu, sedemikian rupa ia muliakan setiap tamu yang datang. Semua ia terima dengan penerimaan yang menyenangkan hati, tak peduli rupa apalagi harta. Berjumpa dengan sosok bersahaja itu, hati pun serasa menjadi lapang seketika.
Ruang tamunya pun tak pernah kosong dari ratusan botol kemasan air mineral para tamu yang berharap keberkahan dari doa-doa yang ia lafalkan. Meski amat banyak untuk ukuran seorang yang sudah sesepuh Habib Ali Batu Pahat, ia mendoai satu per satu air itu dengan penuh kekhusyu'an.
la amat santun kepada setiap tamunya. Kaya, miskin, ulama, ataupun awam. Siapa pun.
Meski hidup sederhana, ia bahkan hampir selalu memberikan uang kepada para tamunya. Jumlahnya terkadang tidak kecil. Jika mereka berkunjung pada jam makan, tak mungkin tamunya diizinkan pulang sebelum mereka makan bersamanya.
Sifat rendah hatinya kepada setiap tamunya amat mengagumkan. Sebelum sang tamu pulang, orang semulia dirinya ini justru selalu meminta doa dari mereka.
Kelahiran Purwakarta
Ayah Habib Ali, Habib Ja'far bin Ahmad Alaydrus, datang ke Singapura dari Purwarkarta dan menetap di Negeri Singa itu selama beberapa tahun pada dekade tahun 1930-an dan tinggal di Lorong 30 Geylang. Habib Ja'far kembali ke Hadhramaut pada tahun 1938.
la wafat pada tahun 1976 di kota Tarim. Jenazahnya dimakamkan di Pemakaman Zanbal, berdekatan dengan makam datuknya, Habib Abdullah Alaydrus.
Berdasarkan kisah yang disampaikan Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf Jeddah, ketika ayah Habib Ali ini masih dalam kandungan ibunya, kakeknya, Habib Abdul Qadir bin Salim, berkata kepada istrinya, Hababah Aisyah Assegaf, jika putranya Ahmad dikaruniai anak laki-laki, akan ia namai "Salim", mengikut nama orangtua Habib Abdul Qadir sendiri. Namun istrinya, Hababah Aisyah, tidak setuju dengan usulan itu dan ia ingin menamainya Ja'far, mengikuti nama datuk sang istri, Habib Ja'far bin Ahmad bin Ali bin Abdullah Assegaf.
Mendengar usulan sang istri, Habib Abdul Qadir mengatakan, ia bersedia menamainya "Ja'far" sekiranya tampak nyata kelebihan yang ada pada diri anak itu kelak.
"Baik, kamu akan lihat kelebihannya, giginya akan tumbuh sebelum waktunya," kata. Hababah Aisyah saat itu.
Habib Abdul Qadir menimpali kembali, "Kalau memang demikian, aku akan sembelih tujuh ekor kambing."
Pada saatnya, benar saja, yang terlahir adalah seorang anak laki-laki. Dan tiba hari ketujuh, hari untuk menyelenggarakan aqiqah sekaligus untuk memberikan nama pada sang anak, nyatalah apa yang dikatakan Hababah Aisyah. Gigi si cucu mulai terlihat. Maka, sang cucu pun dinamai "Ja'far".
Habib Ja'far kemudian tumbuh dewasa dalam lingkungan keluarga yang shalih dan alim. la juga kemudian dikenal sebagai seorang alim pada masanya. Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf, Jeddah termasuk yang ber-istifadah (mengambil faidah ilmu) darinya.
Di antara karyanya, Habib Ja'far meninggalkan sebuah diwan (kumpulan qashidah) yang kini telah dicetak oleh penerbit Darul Ushul, Yaman.
Habib Ja'far bin Ahmad mempunyai 10 putra, yakni Abdullah, Abdul Qadir, Ali, Salim, ldrus, Thaha, Ahmad, Abubakar, Thahir, dan Alwi, serta beberapa putri. Di antara putri Habib Ja'far yang masih hidup pada saat ini adalah adik Habib Ali yang bernama Syarifah Gamar.
Mungkin tak banyak orang yang tahu bahwa Habib Ali Batu Pahat ini kelahiran Nusantara, tepatnya di Purwakarta, Jawa Barat, pada tahun 1919. Sebagian keluarganya saat ini juga masih berada di sana.
Tahun 1926, yaitu saat berumur tujuh tahun, ia tiba di Singapura. Tapi hanya sebentar, lalu ia kembali lagi ke Indonesia. Tahun 1929, untuk kedua kalinya ia datang ke Singapura dan kemudian menetap di sana hingga tahun 1942.
Di Singapura, ia tinggal bersama ayah dan kakaknya, Habib Abdul Qadir bin Ja'far Alaydrus, di sebuah rumah di Arab Street. Ketika itu sang kakak barn datang dari Hadhramaut. Berdasarkan cerita yang pernah disampaikan Habib Ali sendiri, kedatangan sang kakak mendapat sambutan yang amat hangat dari penduduk Singapura pada saat itu. Habib Abdul Qadir sendiri wafat di Purwakarta dan dimakamkan di sana.
Tahun 1942, Habib Ali hijrah ke Batu Pahat, Johor, Malaysia. Semasa hidupnya di negeri rantaunya yang baru ini, Habib Ali menjadi tempat mengadu berbagai permasalahan banyak orang.
Tempat Ziarah para Ulama
Semasa hidupnya, Habib Ali menjadi tempat mengadu berbagai permasalahan banyak orang. Mereka yang berasal dari Nusantara dan negara-negara Arab, apabila berkunjung ke Malaysia, akan meluangkan waktu untuk mengunjunginya, demi mendapatkan mutiara nasihat dan keberkahan dari sosok yang jiwa dan raganya ini senantiasa bergantung kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Di antara petuah yang pernah ia sampaikan, "Allah SWT adalah Sang Khaliq. Manusia hanyalah makhluk. Maka, manusia harus mematuhi apa pun perintah Sang Maha Pencipta. Bukan Sang Maha Pencipta yang mematuhi perintah manusia."
Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki, bila berkunjung ke Malaysia, pun kerap menziarahi Habib Ali di Batu Pahat. Pada perjumpaan terakhirnya dengan Habib Ali, Al-Maliki mengatakan, ia meyakini bahwa Habib Ali adalah seorang yang diberi anugerah besar dari sisi Allah di negeri rantaunya ini. Sebelum pulang, Sayyid Muhammad Al-Maliki pun mengarang sebuah qashidah untuknya yang menggambarkan sifat-sifat mulia Habib Ali bin Ja'far Alaydrus.
Pernah suatu kali Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki rahimahullah berkunjung pada beliau, sepanjang jalan Sayyid Muhammad berbicara tentang rindunya pada Rasulullah saw, maka ketika sampai di kediaman beliau, maka semua tamu tidak diperkenankan masuk, kecuali Sayyid Muhammad Al Maliki, mereka masuk berdua cukup lama, lalu keluarlah Sayyid Muhammad Al Maliki dengan airmata yg bercucuran.., seraya berkata : hajat saya sudah terkabul… terkabul.., sambil menutup wajah beliau dengan linangan air mata.
Diantara Ulama yang pernah mengunjungi dan bersilaturrahmi kepada beliau antara lain, Al Habib Zein bin Ibrahim bin Semith dari Madinah, Al Habib Salim bin Abdullah Asy Syatiri (Hadramaut), Al Habib Umar bin Hafidh (Hadramaut), Al Habib Anis bin Alwi Al Habsyi dari Solo dan tokoh habaib dan ulama lainnya.
Tenggelamnya sebuah Bintang
Habib Ali wafat sekitar pukul 17.10 atau 17.15 petang waktu setempat. Syed Ibrahim dan Syed Ja'far, keduanya cucu Habib Ali, dari putranya yang bemama Syed Husein, di sampingnya ketika itu. Hari wafatnya ini menjelang lima hari sebelum haul ayahandanya, Habib Ja'far bin Ahmad, yaitu pada 3 Jumadil Akhirah.
Dari saat Habib Ali wafat waktu dimandikan keesokan harinya, jenazahnya tak putus-putus dikunjungi ribuan manusia dari segala penjuru dan lapisan masyarakat, terutama dari Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Di antara yang hadir menyampaikan ta'ziyahnya pada saat itu adalah Syed Hamid bin Ja'far Al-Bar, mantan menteri luar negeri dan menteri dalam negeri Malaysia.
Begitu juga bacaan Al-Quran, Yaasin, dan tahlil tak putus-putusnya dibacakan hingga jenazahnya usai dimandikan oleh keluarga sekitar pukul 09.30, Jum'at pagi.
Karena begitu banyaknya penta'ziyah yang datang untuk dapat menghadiri prosesi shalat Jenazah, akhirnya jenazah Habib Ali dishalatkan sebanyak dua kali. Pertama, sebagaimana wasiatnya, dishalatkan di dalam rumah, yang diimami oleh Habib Abdullah bin Alwi bin Muhammad Alaydrus, dan kedua di luar rumah, dengan imam Habib Hasan bin Muhammad bin Salim Al-Attas.
Jenazahnya kemudian dimakamkan sebelum shalat Jum'at, 29 Jumadil Ula 1431 H/14 Mei 2010, di Tanah Pekuburan Islam Bukit Cermai, Batu Pahat, Johor, Malaysia. Habib Umar bin Hamid AI-Jilani dari Makkah yang membacakan talqin pada saat itu.
Habib Ali bin Ja'far Alaydrus meninggalkan seorang putri bernama Syarifah Khadijah dan tiga orang putra, yaitu Syed Muhammad, Syed Umar, dan Syed Husein. Semoga ketabahan dan ketawakalan mengiringi hati keluarga dan para pecintanya atas kepergian sosok yang amat mereka cintai dan muliakan ini.
Ulama adalah pewaris para nabi. Kepada para pewarisnya itu, Nabi SAW tidak mewariskan harta, tetapi beliau mewariskan ilmu kepada mereka, yang nilainya melebihi bilangan harta, seberapa pun besarnya. Siapa yang mengambil ilmu mereka, dia telah mengambil harta yang amat bernilai.
Oleh karenanya, wafatnya seorang ulama adalah musibah yang sulit tergantikan dan satu kelemahan yang susah ditutupi. Wafatnya seorang ulama ibarat sirnanya sebuah bintang di antara gugusan bintang-bintang lainnya. Rasulullah SAW mengatakan, "Sesungguhnya wafatnya satu kabilah lebih ringan musibahnya dibandingkan atas wafatnya seorang yang alim." (HR Abu Dawud, At Tirmidzi, Ibn Majah, dan Al-Bayhaqi).
Kini Habib Ali telah tiada. Dengan segala kemuliaannya, ia telah berada di sisi Sang Khaliq. Tinggal kita semua yang saat ini telah ditinggalkannya. Kita yang masih banyak bergelimang dengan dosa. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan hidayah di atas jalan hidup kita, mengampuni kita atas dosa-dosa kita, dan mengumpulkan kita kelak di surga-Nya bersama orang-orang yang kita cintai.
http://madinatulilmi.com/?prm=posting&kat=3&var=detail&id=282
Habib Ali bin Ja'far bin Ahmad Alaydrus , batu pahat Malaysia
Habib Ali bin Ja'far bin Ahmad Alaydrus , batu pahat Malaysia
Habib Ali bin Ja'far bin Ahmad Alaydrus , batu pahat Malaysia
Habib Ali bin Ja'far bin Ahmad Alaydrus , batu pahat Malaysia
Habib Ali bin Ja'far bin Ahmad Alaydrus , batu pahat Malaysia
oleh Raden Bagoes pada 9 Januari 2012 pukul 2:15
sumber http://pondokhabib.wordpress.com/2010/06/21/habib-ali-bin-jafar-alaydrus-batu-pahat-malaysia-teladan-dalam-kezuhudan/
Belum hilang rasa sedih di hati atas wafatnya Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf, Jeddah, tersiarlah berita duka dari negeri jiran Malaysia. Kamis, 13 Mei 2010/28 Jumadil Ula 1431 H, sore menjelang maghrib, atau tepat 40 hari setelah Habib Abdul Qadir wafat, satu lagi pilar Bani Alawi, Habib Ali bin Ja'far bin Ahmad Alaydrus, atau yang sering disebut 'Habib Ali Batu Pahat', pergi menuju haribaan mulia Sang Pencipta.
Umat Islam kembali ditinggalkan seorang kekasih Allah yang mengajarkan kepada siapa pun bahwa di zaman yang sudah amat maju ini orang masih bisa hidup zuhud dan tawadhu. Dalam kesederhanaannya, ia mengarungi hidup dengan tegar.
Banyak di antara pecintanya ingin membangunkan rumah mewah sebagai kediaman yang layak bagi orang sebesar dirinya. Namun semuanya ia tolak secara halus. Demikianlah, setiap harinya dia mandi dan mengambil wudhu di kamar mandi yang bersatu dengan sumur tua dalam bangunan yang sangat sederhana.
Tanda keutamaan dalam dirinya sangat jelas. la adalah orang yang ketika wajahnya dipandang, dapat mengingatkan hati yang memandangnya kepada Allah SWT. Akhlaqnya amat luhur dan mulia, sebagai bias dari akhlaq datuknya, Baginda Rasulullah SAW.
Sikap zuhud terhadap dunia adalah hiasan terindah dalam kesehariannya. Begitu pula sifatnya yang teramat wara'.
Salah seorang kerabatnya dari Indonesia, yang masih terhitung cucunya, suatu saat mengunjunginya. Saat berada di sana, lewat jendela rumah sederhana itu, sang cucu memandangi buah kelapa yang menggantung di pohon kelapa di sisi rumahnya.
Memperhatikan hal itu, Habib Ali mendekat dan mengatakan kepadanya, "Kamu mau buah kelapa itu? Sebentar. Saya mintakan izin dulu sama si empunya tanah. Sebab, saya hanya menyewa rumahnya, tanahnya tidak ikut saya sewa." Subhanallah. Rumah sederhana yang ia tempati itu pun ternyata rumah sewaan, bukan rumah miliknya.
Sangat Memuliakan Tamu
Hatinya begitu lembut. la tak ingin ada sedikit pun rasa kecewa tumbuh di hati orang yang mengunjunginya. Di rumahnya yang amat sederhana, kecil, dan sempit itu, sedemikian rupa ia muliakan setiap tamu yang datang. Semua ia terima dengan penerimaan yang menyenangkan hati, tak peduli rupa apalagi harta. Berjumpa dengan sosok bersahaja itu, hati pun serasa menjadi lapang seketika.
Ruang tamunya pun tak pernah kosong dari ratusan botol kemasan air mineral para tamu yang berharap keberkahan dari doa-doa yang ia lafalkan. Meski amat banyak untuk ukuran seorang yang sudah sesepuh Habib Ali Batu Pahat, ia mendoai satu per satu air itu dengan penuh kekhusyu'an.
la amat santun kepada setiap tamunya. Kaya, miskin, ulama, ataupun awam. Siapa pun.
Meski hidup sederhana, ia bahkan hampir selalu memberikan uang kepada para tamunya. Jumlahnya terkadang tidak kecil. Jika mereka berkunjung pada jam makan, tak mungkin tamunya diizinkan pulang sebelum mereka makan bersamanya.
Sifat rendah hatinya kepada setiap tamunya amat mengagumkan. Sebelum sang tamu pulang, orang semulia dirinya ini justru selalu meminta doa dari mereka.
Kelahiran Purwakarta
Ayah Habib Ali, Habib Ja'far bin Ahmad Alaydrus, datang ke Singapura dari Purwarkarta dan menetap di Negeri Singa itu selama beberapa tahun pada dekade tahun 1930-an dan tinggal di Lorong 30 Geylang. Habib Ja'far kembali ke Hadhramaut pada tahun 1938.
la wafat pada tahun 1976 di kota Tarim. Jenazahnya dimakamkan di Pemakaman Zanbal, berdekatan dengan makam datuknya, Habib Abdullah Alaydrus.
Berdasarkan kisah yang disampaikan Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf Jeddah, ketika ayah Habib Ali ini masih dalam kandungan ibunya, kakeknya, Habib Abdul Qadir bin Salim, berkata kepada istrinya, Hababah Aisyah Assegaf, jika putranya Ahmad dikaruniai anak laki-laki, akan ia namai "Salim", mengikut nama orangtua Habib Abdul Qadir sendiri. Namun istrinya, Hababah Aisyah, tidak setuju dengan usulan itu dan ia ingin menamainya Ja'far, mengikuti nama datuk sang istri, Habib Ja'far bin Ahmad bin Ali bin Abdullah Assegaf.
Mendengar usulan sang istri, Habib Abdul Qadir mengatakan, ia bersedia menamainya "Ja'far" sekiranya tampak nyata kelebihan yang ada pada diri anak itu kelak.
"Baik, kamu akan lihat kelebihannya, giginya akan tumbuh sebelum waktunya," kata. Hababah Aisyah saat itu.
Habib Abdul Qadir menimpali kembali, "Kalau memang demikian, aku akan sembelih tujuh ekor kambing."
Pada saatnya, benar saja, yang terlahir adalah seorang anak laki-laki. Dan tiba hari ketujuh, hari untuk menyelenggarakan aqiqah sekaligus untuk memberikan nama pada sang anak, nyatalah apa yang dikatakan Hababah Aisyah. Gigi si cucu mulai terlihat. Maka, sang cucu pun dinamai "Ja'far".
Habib Ja'far kemudian tumbuh dewasa dalam lingkungan keluarga yang shalih dan alim. la juga kemudian dikenal sebagai seorang alim pada masanya. Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf, Jeddah termasuk yang ber-istifadah (mengambil faidah ilmu) darinya.
Di antara karyanya, Habib Ja'far meninggalkan sebuah diwan (kumpulan qashidah) yang kini telah dicetak oleh penerbit Darul Ushul, Yaman.
Habib Ja'far bin Ahmad mempunyai 10 putra, yakni Abdullah, Abdul Qadir, Ali, Salim, ldrus, Thaha, Ahmad, Abubakar, Thahir, dan Alwi, serta beberapa putri. Di antara putri Habib Ja'far yang masih hidup pada saat ini adalah adik Habib Ali yang bernama Syarifah Gamar.
Mungkin tak banyak orang yang tahu bahwa Habib Ali Batu Pahat ini kelahiran Nusantara, tepatnya di Purwakarta, Jawa Barat, pada tahun 1919. Sebagian keluarganya saat ini juga masih berada di sana.
Tahun 1926, yaitu saat berumur tujuh tahun, ia tiba di Singapura. Tapi hanya sebentar, lalu ia kembali lagi ke Indonesia. Tahun 1929, untuk kedua kalinya ia datang ke Singapura dan kemudian menetap di sana hingga tahun 1942.
Di Singapura, ia tinggal bersama ayah dan kakaknya, Habib Abdul Qadir bin Ja'far Alaydrus, di sebuah rumah di Arab Street. Ketika itu sang kakak barn datang dari Hadhramaut. Berdasarkan cerita yang pernah disampaikan Habib Ali sendiri, kedatangan sang kakak mendapat sambutan yang amat hangat dari penduduk Singapura pada saat itu. Habib Abdul Qadir sendiri wafat di Purwakarta dan dimakamkan di sana.
Tahun 1942, Habib Ali hijrah ke Batu Pahat, Johor, Malaysia. Semasa hidupnya di negeri rantaunya yang baru ini, Habib Ali menjadi tempat mengadu berbagai permasalahan banyak orang.
Tempat Ziarah para Ulama
Semasa hidupnya, Habib Ali menjadi tempat mengadu berbagai permasalahan banyak orang. Mereka yang berasal dari Nusantara dan negara-negara Arab, apabila berkunjung ke Malaysia, akan meluangkan waktu untuk mengunjunginya, demi mendapatkan mutiara nasihat dan keberkahan dari sosok yang jiwa dan raganya ini senantiasa bergantung kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Di antara petuah yang pernah ia sampaikan, "Allah SWT adalah Sang Khaliq. Manusia hanyalah makhluk. Maka, manusia harus mematuhi apa pun perintah Sang Maha Pencipta. Bukan Sang Maha Pencipta yang mematuhi perintah manusia."
Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki, bila berkunjung ke Malaysia, pun kerap menziarahi Habib Ali di Batu Pahat. Pada perjumpaan terakhirnya dengan Habib Ali, Al-Maliki mengatakan, ia meyakini bahwa Habib Ali adalah seorang yang diberi anugerah besar dari sisi Allah di negeri rantaunya ini. Sebelum pulang, Sayyid Muhammad Al-Maliki pun mengarang sebuah qashidah untuknya yang menggambarkan sifat-sifat mulia Habib Ali bin Ja'far Alaydrus.
Pernah suatu kali Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki rahimahullah berkunjung pada beliau, sepanjang jalan Sayyid Muhammad berbicara tentang rindunya pada Rasulullah saw, maka ketika sampai di kediaman beliau, maka semua tamu tidak diperkenankan masuk, kecuali Sayyid Muhammad Al Maliki, mereka masuk berdua cukup lama, lalu keluarlah Sayyid Muhammad Al Maliki dengan airmata yg bercucuran.., seraya berkata : hajat saya sudah terkabul… terkabul.., sambil menutup wajah beliau dengan linangan air mata.
Diantara Ulama yang pernah mengunjungi dan bersilaturrahmi kepada beliau antara lain, Al Habib Zein bin Ibrahim bin Semith dari Madinah, Al Habib Salim bin Abdullah Asy Syatiri (Hadramaut), Al Habib Umar bin Hafidh (Hadramaut), Al Habib Anis bin Alwi Al Habsyi dari Solo dan tokoh habaib dan ulama lainnya.
Tenggelamnya sebuah Bintang
Habib Ali wafat sekitar pukul 17.10 atau 17.15 petang waktu setempat. Syed Ibrahim dan Syed Ja'far, keduanya cucu Habib Ali, dari putranya yang bemama Syed Husein, di sampingnya ketika itu. Hari wafatnya ini menjelang lima hari sebelum haul ayahandanya, Habib Ja'far bin Ahmad, yaitu pada 3 Jumadil Akhirah.
Dari saat Habib Ali wafat waktu dimandikan keesokan harinya, jenazahnya tak putus-putus dikunjungi ribuan manusia dari segala penjuru dan lapisan masyarakat, terutama dari Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Di antara yang hadir menyampaikan ta'ziyahnya pada saat itu adalah Syed Hamid bin Ja'far Al-Bar, mantan menteri luar negeri dan menteri dalam negeri Malaysia.
Begitu juga bacaan Al-Quran, Yaasin, dan tahlil tak putus-putusnya dibacakan hingga jenazahnya usai dimandikan oleh keluarga sekitar pukul 09.30, Jum'at pagi.
Karena begitu banyaknya penta'ziyah yang datang untuk dapat menghadiri prosesi shalat Jenazah, akhirnya jenazah Habib Ali dishalatkan sebanyak dua kali. Pertama, sebagaimana wasiatnya, dishalatkan di dalam rumah, yang diimami oleh Habib Abdullah bin Alwi bin Muhammad Alaydrus, dan kedua di luar rumah, dengan imam Habib Hasan bin Muhammad bin Salim Al-Attas.
Jenazahnya kemudian dimakamkan sebelum shalat Jum'at, 29 Jumadil Ula 1431 H/14 Mei 2010, di Tanah Pekuburan Islam Bukit Cermai, Batu Pahat, Johor, Malaysia. Habib Umar bin Hamid AI-Jilani dari Makkah yang membacakan talqin pada saat itu.
Habib Ali bin Ja'far Alaydrus meninggalkan seorang putri bernama Syarifah Khadijah dan tiga orang putra, yaitu Syed Muhammad, Syed Umar, dan Syed Husein. Semoga ketabahan dan ketawakalan mengiringi hati keluarga dan para pecintanya atas kepergian sosok yang amat mereka cintai dan muliakan ini.
Ulama adalah pewaris para nabi. Kepada para pewarisnya itu, Nabi SAW tidak mewariskan harta, tetapi beliau mewariskan ilmu kepada mereka, yang nilainya melebihi bilangan harta, seberapa pun besarnya. Siapa yang mengambil ilmu mereka, dia telah mengambil harta yang amat bernilai.
Oleh karenanya, wafatnya seorang ulama adalah musibah yang sulit tergantikan dan satu kelemahan yang susah ditutupi. Wafatnya seorang ulama ibarat sirnanya sebuah bintang di antara gugusan bintang-bintang lainnya. Rasulullah SAW mengatakan, "Sesungguhnya wafatnya satu kabilah lebih ringan musibahnya dibandingkan atas wafatnya seorang yang alim." (HR Abu Dawud, At Tirmidzi, Ibn Majah, dan Al-Bayhaqi).
Kini Habib Ali telah tiada. Dengan segala kemuliaannya, ia telah berada di sisi Sang Khaliq. Tinggal kita semua yang saat ini telah ditinggalkannya. Kita yang masih banyak bergelimang dengan dosa. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan hidayah di atas jalan hidup kita, mengampuni kita atas dosa-dosa kita, dan mengumpulkan kita kelak di surga-Nya bersama orang-orang yang kita cintai.
http://madinatulilmi.com/?prm=posting&kat=3&var=detail&id=282
Saturday, February 4, 2012
Tip rawatan sakit sendi dan tulang dirumah
Tip rawatan sakit sendi dan tulang dirumah
Penyakit sendi tulang
Sendi-sendi berfungsi untuk melicinkan pergerakan diantara pertemuan dua tulang.Sendi-sendi anda ada di bahagian bahu, pergelangan tangan,punggung, lutut,buku lali,dan jari kaki dan tangan.
Penyakit sendi tulang terjadi tidak kira umur.
Sakit Sendi-kenapa terjadi
Biasanya anda tidak mempunyai kerosakan terhadap sendi dan tulang.
Kesakitan sendi berpunca dari lapisan kulit, otot, ligamen, sendi atau pangkal saraf.
Kenapa anda mengalami kesakitan sendi.
- Anda mungkin melakukan aktiviti yang berat seperti mengangkat berat,
- Postur yang tidak elok, kecederaan atau pergerakan tidak betul dan menyebabkan terseliuh atau ligamen atau otot yang terkoyak menyebabkan sakit sendi
- Obesiti
- Kecacatan anggota
- Kecederaan disebabkan kemalangan atau bersukan.
- Sakit sendi arthritis
- Sakit dari pangkal saraf (seperti saraf yang terhimpit
- Penyakit tulang
- Ketumbuhan
- Jangkitan kuman
- Penyakit kronik
- Ubat-ubatan
Rawatan sakit sendi-bagaimana anda merawat sendiri sakit sendi tulang
- Sakit ringan akan reda dengan langkah-langkah mudah seperti
- merehatkan sendi dengan penggunaan pengampu(splint).
- Kenakan ais yang dilipat dalam tuala pada sendi yang tercedera sekurang-kurangnya 30 minit untuk mengurangkan bengkak dan kemerahan atau keradangan.
- Selangkan penggunaan pek sejuk dan panas selepas 3 hari. Urut lembut membantu peredaran darah
- Makan ubat sakit sendi seperti paracetamol(panadol).
- Kurangkan berat badan
- Guna kasut bertumit rendah
Sakit sendi-Bila Harus Berjumpa Doktor?
- Anda mengalami sakit berlarutan walaupun telah merawatnya sendiri
- Sakit sendi anda bertambah teruk dan tidak lega dengan ubat paracetamol.
- Anda patut berjumpa doktor jika sakit sendi disebabkan kecederaan
- Anda tidak berupaya untuk berkerja
- Sakit anda disertai dengan demam, muntah, sesak nafas, kebas dan lemah
- Anda mengalami penurunan berat badan yang serius
- Hilang keupayaan untuk mengawal buang air kecil atau besar
- Sakit sendi anda bengkak dan merah
- Anda penghidap HIV atau kanser
Rawatan sakit sendi dan pencegahan
- Doktor anda akan memberi ubat sakit sendi seperti ponstan,voltaren atau naproxyen
- Anda dinasihatkan untuk berihat jika membuat kerja-kerja berat
- Doktor anda mungkin menasihatkan agar mengambil ubat Glucosamine dan chondroitin untuk nutrien sendi
- Postur- elakkan berdiri atau berjalan secara bongkok
- Tidur di atas tilam yang keras
- Elakkan mengangkat barang berat semasa sakit
- Bersenam - senaman kerap akan memastikan otot dan sendi berfungsi dengan lancar
- Pengurangan berat badan boleh membantu
- Amalkan regangan dan rehat apabila memandu terlalu lama, berdiri atau duduk yang lama
Sakit sendi-glucosamine dan chondroitin
Sakit sendi-glucosamine dan chondroitin
Rawatan sakit sendi dengan kaedah baikpulih.
Sakit sendi berlaku kepada semua peringkat umur.Anda tidak perlu hidup dengan sakit sendi.
Anda boleh menjalani kehidupan yang selesa dan sihat dengan pengurusan sakit sendi yang efektif
Rawatan sakit sendi dan ubat sakit sendi
Pengurusan rawatan sakit sendi merangkumi
Penggunaan ubat sakit sendi penahan sakit seperti voltaren dan naproxen atau celebrex
Pembinaan struktur sendi kartilej atau rawan dengan glucosamine dan chondroitin
Kenapa sakit sendi lutut.
Apabila rawan sendi anda menjadi haus disebabkan faktor umur dan cara penggunaanya, anda akan mengalami sakit sendi.
Rawan ini berfungsi sebagai penyerap hentakan dan melincinkan pergerakan. Jika anda tidak merawat proses ini
ruang diantara sendi akan bergesel menyebabkan kesakitan.
Glukocosamine dan Chondroitin mana yang lebih baik.
Kedua-dua bahan glukosamin dan kondroitin adalah nutrien penting untuk pembentukan rawan sendi.
Glucosamine merupakan ramuan asas pembinaan tulang rawan anda dan Chondroitin mempercepatkan proses pembinaannya.
Anda boleh mengambil glucosamine sahaja, tetapi disyorkan ,mengambil glukosamin dan kondroitin secara serentak.
Oleh itu anda akan merasai proses sakit sendi berkurangan dengan cepat jika anda mengambil kedua-dua nutrien ini.
Chondroitin juga berfungsi membantu membawa air,nutrien, glucosamine, vitamin dan mineral kebahagian sendi.
Glucosamine sulfat atau glukosamin hidroklorida-mana patut dipilih
Anda akan menemui dua jenis glucosamine di pasaran iaitu Glucosamine Sulfat dan Glucosamine Hidroklorida.
Sulfat didalam glucosamine berkeupayaan untuk membawa molekul air kedalam rongga rawan, dan ini menyebabkan rawan ini lebih fleksibel.
Pergerakan sendi lebih selesa dan licin.
Glukosamine hidroklorida membentuk rawan yang lebih padat, tetapi kurang fleksibliti.
Ubat sakit sendi natural-dos yang disyorkan
Anda disyorkan mengambil Glukosamine 1500mg sehari dan Chondroitin 1200mg sehari.
Jika anda menghidapi penyakit darah tinggi elakkan glukosamin yang mengandungi sodium.
Hilang sakit sendi hidup pun ceria
Glucosamine dan chondroitin membantu mengurangkan haus rawan sendi anda secara efektif jika diambil serentak.Glukosamin dan kondroitin membina, memperbaiki dan mengekalkan kesihatan sendi secara berterusan.
Mulakan pengambilan suplemntari glucosamine dan chondroitin jika anda mula mengalami sakit sendi lutu,sakit sendi tangan,sakit sendi kaki, sakit sendi bahu dan sakit sendi siku
Kekalkan kesihatan sendi anda supaya ia tidak menganggu pergerakan dan kehidupan anda.
Monday, January 30, 2012
Kursus Pembangunan Blog
Kursus Pembangunan Blog
Tarikh : 30~31 Januari 2012
Tempat : Makmal Multimedia Perpustakaan
Masa :8.00 ~5.00 ptg
oleh : En Muhammad Rais Abd Halim
Tarikh : 30~31 Januari 2012
Tempat : Makmal Multimedia Perpustakaan
Masa :8.00 ~5.00 ptg
oleh : En Muhammad Rais Abd Halim
Wednesday, November 9, 2011
Bosch Oxygen Sensor 4 Wires Universal

Bosch Oxygen Sensor 4 Wires Universal
You Serviced your car regulary, gives in best engine oil, best spark plug and some additives, but however, despite the effort, the fuel consumption has been become worsen after especially when you car hit 100,000km mileage.
You noticed that exhaust fumes from your vehicle is much noticeable compared to new car of same model.
Why Change O2 Sensor?
One of the most important things your car's computer calculates is the fuel-to-air ratio. Ideally, it would stay at 14.7:1, but our vehicles don't operate in an ideal world. That's where our Bosch oxygen sensors come in. The Bosch oxygen sensor, or Bosch O2 sensor, checks the exhaust stream to determine if the fuel mixture needs to be richened or leaned out. But that's tough work, and that's why we offer replacement Bosch oxygen sensors right here.
Bosch oxygen sensors are original equipment on some of the world's finest vehicles. So when it's time to replace your oxygen sensor, you know a Bosch O2 sensor is going to give you the OE performance you want. That's because each Bosch oxygen sensor is calibrated to work perfectly with your car, truck, van, or SUV. When misfiring, poor fuel economy, and the "check engine" light tell you it's time to replace your oxygen sensor, be sure to pick up a Bosch oxygen sensor.
And you won't find better prices on Bosch O2 sensors than ours. Just pick the correct Bosch oxygen sensor for your application and get your ride back up to snuff.
Genuine Bosch 4 wires oxygen sensor original
0258986602 (LS602)
rm310
+6012-2791705
dealer KL.
postage can be arranged.
Some applications:
Toyota Vios
Toyota Altis previous generation
Honda Jazz
Honda City
Honda Civic EK
Honda Odyssey
Kia Carens, Naza Citra
Hyundai Getz, Matrix, Elantra, Accent
Proton Perdana V6, Gen 2
other car models please enquire
sumber http://www.mudah.my/Bosch+Oxygen+Sensor+4+Wires+Universal-12251734.htm
| Address: | 460 Jalan Ipoh, 51200 KL |
| Phone No: | 0122791705 |
Tuesday, December 7, 2010
tips forex
Hi, saya nak kongsi free info yang saya tau camne nak trade forex.... tapi ini teknikal aje
Intraday
1) Letak Pivot Daily
2) Tgk harini dia open price atas atau bawah Pivot..
3) Kalo open atas pivot bias dia nak ke atas..
4) Kalo open bawah pivot bias dia nak ke bawah..
Perhatikan struktur harga.
1) Jika semalam harga terendah berada di support tetapi harini kita lihat dia open price bawah pivot dan sedang pullback naik ke atas dan hampir ke pada pivot atau resisten 1, short dia jika harga jatuh below Simple Moving Average 10 Weighted Close (HLCC/4).. target 1 kat support 1
2) Jika semalam harga tertinggi berada di resisten tetapi harini kita lihat dia open price atas pivot dan sedang pullback turun ke bawah dan hampir ke pada pivot atau support 1, long dia jika harga naik above Simple Moving Average 10 Weighted Close (HLCC/4).. target 1 kat resisten 1
3) Atau close position pada mana-mana price yang anda rasa sesuai lah.. saya target selalu ikut level support atau resisten je.. biasa kat R1 atau R2 jika long.. S1 atau S2 jika short.
4) Chart 15min atau 30min...
5) Nak kata untung takde lah sangat... tapi sehari dapat kawal rugi 30-45pips maxima dah kira ok lah.. in-out sebulan dapat lah 300-500pips sebulan bawa balik...
Intraday
1) Letak Pivot Daily
2) Tgk harini dia open price atas atau bawah Pivot..
3) Kalo open atas pivot bias dia nak ke atas..
4) Kalo open bawah pivot bias dia nak ke bawah..
Perhatikan struktur harga.
1) Jika semalam harga terendah berada di support tetapi harini kita lihat dia open price bawah pivot dan sedang pullback naik ke atas dan hampir ke pada pivot atau resisten 1, short dia jika harga jatuh below Simple Moving Average 10 Weighted Close (HLCC/4).. target 1 kat support 1
2) Jika semalam harga tertinggi berada di resisten tetapi harini kita lihat dia open price atas pivot dan sedang pullback turun ke bawah dan hampir ke pada pivot atau support 1, long dia jika harga naik above Simple Moving Average 10 Weighted Close (HLCC/4).. target 1 kat resisten 1
3) Atau close position pada mana-mana price yang anda rasa sesuai lah.. saya target selalu ikut level support atau resisten je.. biasa kat R1 atau R2 jika long.. S1 atau S2 jika short.
4) Chart 15min atau 30min...
5) Nak kata untung takde lah sangat... tapi sehari dapat kawal rugi 30-45pips maxima dah kira ok lah.. in-out sebulan dapat lah 300-500pips sebulan bawa balik...
Subscribe to:
Posts (Atom)
